Banner Iklan

Siswo Pranoto Resmi Dilantik Jadi Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang

Empat Lawang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Empat Lawang menggelar Rapat Paripurna dalam rangka pengambilan sumpah/janji Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Empat Lawang sisa masa jabatan 2024–2029, Senin (11/5/2026).

Dalam rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Gedung DPRD Kabupaten Empat Lawang tersebut, Siswo Pranoto, S.Pd., M.Si resmi dilantik sebagai Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang menggantikan almarhum Saukani dari Fraksi PDI Perjuangan.

Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Empat Lawang Darli, SH., MH dan dihadiri Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad, S.Si., SH., MH., MM, Wakil Bupati Arifai, SH, unsur Forkopimda, anggota DPRD, pejabat pemerintah daerah, organisasi masyarakat, hingga tamu undangan lainnya.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 237/KPPS/I/2026 tentang Peresmian Pengangkatan Siswo Pranoto sebagai Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Empat Lawang.Selanjutnya dilakukan pengambilan sumpah/janji jabatan oleh Ketua Pengadilan Negeri Lahat, Galih Ginanjar, SH., MH.

Ketua DPRD Empat Lawang Darli dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada Siswo Pranoto atas amanah baru yang diemban sebagai pimpinan DPRD.

Ia berharap Wakil Ketua DPRD yang baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga marwah lembaga legislatif, serta memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Kabupaten Empat Lawang.

"Sinergi legislatif dan eksekutif sangat penting dalam menjaga stabilitas pemerintahan serta mendukung pembangunan daerah di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini," ujarnya.Sementara itu, Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menyampaikan bahwa pergantian pimpinan DPRD bukan hanya sekadar proses seremonial, melainkan bagian dari penguatan kelembagaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Joncik juga menyoroti kondisi fiskal Kabupaten Empat Lawang yang saat ini sedang menghadapi tekanan cukup berat.

Ia menyebut pemerintah daerah membutuhkan kerja sama seluruh pihak agar pembangunan tetap berjalan optimal meski harus melakukan penyesuaian anggaran.

Selain itu, Joncik mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang tengah menyiapkan regulasi agar kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke depan dapat dipenuhi melalui hasil produksi masyarakat lokal Empat Lawang. (*/red)

Lebih baru Lebih lama