Empat Lawang – Tanggal 20 April 2026 menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Kabupaten Empat Lawang.
Di usia yang ke-19 tahun, perjalanan daerah ini telah diwarnai berbagai capaian pembangunan serta dinamika yang terus berkembang.
Hari jadi ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan menjadi waktu yang tepat untuk melakukan refleksi terhadap sejauh mana kemajuan telah dicapai, sekaligus menilai berbagai hal yang masih perlu diperbaiki ke depan.
Sejumlah perkembangan patut diapresiasi. Pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah mulai menunjukkan peningkatan, akses layanan publik semakin terbuka, serta geliat ekonomi masyarakat khususnya pada sektor usaha kecil terus tumbuh.
Kondisi ini menjadi indikasi bahwa Empat Lawang tengah bergerak menuju arah yang lebih baik.
Namun demikian, di balik capaian tersebut, masih terdapat sejumlah persoalan yang belum terselesaikan.
Pemerataan pembangunan antar wilayah dinilai belum optimal, masih ditemui infrastruktur jalan yang rusak, kualitas pelayanan publik yang belum maksimal, serta peluang kerja yang belum merata.
Hal ini menunjukkan bahwa pekerjaan rumah pemerintah daerah masih cukup besar.
Ardiansyah menyampaikan bahwa momentum hari jadi ke-19 ini harus dijadikan bahan refleksi bersama.
“Hari jadi ke-19 ini harus menjadi bahan refleksi bersama. Kemajuan memang ada, tetapi jangan sampai menutup mata terhadap kekurangan. Pemerintah harus lebih serius dalam pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan, dan benar-benar mendengar aspirasi masyarakat. Jangan sampai pembangunan hanya dirasakan oleh sebagian pihak saja,” ujarnya.
Menurutnya, kritik yang disampaikan bukan untuk menjatuhkan, melainkan sebagai bentuk kepedulian agar Kabupaten Empat Lawang dapat berkembang lebih baik. Pemerintah diharapkan mampu lebih transparan, responsif, serta berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Selain itu, evaluasi terhadap program-program yang telah berjalan dinilai penting dilakukan secara jujur dan terbuka. Dengan demikian, kebijakan yang diambil ke depan dapat lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Momentum hari jadi ini juga menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi, partisipasi aktif, serta semangat gotong royong perlu terus dijaga demi mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan di usia ke-19 ini, Kabupaten Empat Lawang diharapkan mampu terus berbenah, memperbaiki berbagai kekurangan, serta meningkatkan kualitas pembangunan di segala bidang demi kesejahteraan masyarakatnya.(*/red)
Tags
Suaro Wong Kecik