Banner Iklan

GARUDA Resmi Deklarasi di Empat Lawang, Ojek dan Pedagang Kecil Kompak Suarakan Dukungan Untuk Pemerintah Prabowo-Gibran

Empat Lawang – Puluhan pengemudi ojek dan pelaku UMKM di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, menyatakan dukungan terhadap program-program pro rakyat dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dukungan itu ditandai dengan terbentuknya Paguyuban GARUDA (Gabungan Rakyat, Usaha, Dagang dan Angkutan), sebagai wadah persatuan para pengemudi ojek dan pedagang kecil di Empat Lawang.

Selama ini para pengemudi ojek dan pelaku UMKM mengaku berjalan sendiri-sendiri tanpa adanya organisasi yang menaungi. Kondisi tersebut membuat mereka rentan, baik dari sisi ekonomi maupun perlindungan kerja.

Ketua Paguyuban GARUDA Kabupaten Empat Lawang, Afri, mengatakan bahwa pembentukan paguyuban ini menjadi langkah awal untuk saling mendukung dan memperjuangkan kepentingan bersama.

"Selama ini kami berjuang sendiri-sendiri. Sekarang kami ingin bersatu supaya lebih kuat dan saling membantu," ujar Afri saat deklarasi.

Dalam deklarasi yang digelar pada Selasa (26/05/2026), Paguyuban GARUDA juga menyampaikan dukungan terhadap sejumlah program pemerintah yang dinilai langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil.

Salah satunya adalah program keringanan iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pengemudi ojek dan pekerja transportasi. Melalui program itu, iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) mendapat potongan hingga 50 persen.

Menurut Afri, program tersebut sangat membantu para pekerja jalan yang setiap hari menghadapi risiko kecelakaan.

"Program seperti ini memang dibutuhkan para pengemudi ojek. Ada perlindungan yang jelas untuk kami," katanya.

Selain itu, para pelaku UMKM juga menyambut baik kebijakan pajak final UMKM sebesar 0,5 persen yang diperpanjang hingga 2029. Mereka menilai kebijakan tersebut memberi ruang bagi usaha kecil untuk berkembang tanpa terbebani pajak yang besar.

"Dengan pajak ringan, kami bisa lebih fokus menjalankan usaha,” ujar Nevel, anggota GARUDA yang mewakili pedagang UMKM.

Tak hanya itu, kebijakan penghapusan kredit macet UMKM juga mendapat perhatian dari para pedagang kecil. Mereka berharap kebijakan tersebut bisa membantu pelaku usaha bangkit kembali setelah mengalami kesulitan ekonomi.

Dalam kesempatan itu, Afri menegaskan bahwa masyarakat kecil berharap program-program yang sudah berjalan dapat terus dilanjutkan karena dinilai memberi manfaat nyata.

Deklarasi berlangsung meriah dan penuh semangat. Para peserta kompak meneriakkan yel-yel dukungan sambil mengangkat simbol persatuan Paguyuban GARUDA.

Nama GARUDA sendiri dipilih sebagai simbol kekuatan dan kebersamaan antara pengemudi ojek dan pelaku UMKM yang diharapkan bisa saling mendukung dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan.

Dengan slogan "Gagah di Jalan, Jaya di Perdagangan", Paguyuban GARUDA berkomitmen menjadi wadah perjuangan rakyat kecil di Empat Lawang. (*/red)

Lebih baru Lebih lama