Banner Iklan

Pastikan Keamanan Tetap Optimal, Lapas Empat Lawang Cek APAR, Genset hingga Instalasi Listrik

Empat Lawang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Empat Lawang terus memperkuat langkah deteksi dini dan mitigasi risiko melalui kegiatan kontrol serta monitoring sarana prasarana operasional pemasyarakatan, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan evaluasi terhadap kondisi fasilitas pendukung yang memiliki peran penting dalam menunjang keamanan, ketertiban, dan kelancaran operasional di lingkungan Lapas.

Monitoring dipimpin langsung Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Ari Ismanto bersama Kepala Seksi Binadik dan Giatja Aan Agustoni, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Diyan Madi Sasmito, serta Kaur Kepegawaian dan Keuangan Achmad Idham.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran pejabat struktural melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah sarana vital, mulai dari Alat Pemadam Api Ringan (APAR), Generator Set (Genset), hingga instalasi kelistrikan yang menjadi penunjang utama operasional Lapas.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas berada dalam kondisi baik dan siap digunakan sewaktu-waktu apabila dibutuhkan.

Selain sebagai bentuk pengawasan rutin, kegiatan ini juga menjadi langkah preventif dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kendala teknis yang dapat menghambat pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Kalapas Kelas IIB Empat Lawang, Reza Yudhistira Kurniawan, melalui Kepala KPLP Ari Ismanto, menegaskan bahwa kesiapan sarana dan prasarana merupakan faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas serta menjaga stabilitas keamanan di dalam Lapas.

"Kami memastikan seluruh sarana operasional, khususnya yang berkaitan dengan keamanan dan keselamatan, berada dalam kondisi siap pakai. Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk melakukan deteksi dini terhadap potensi risiko yang dapat mengganggu operasional Lapas," ujar Ari Ismanto.

Ia menambahkan, pengawasan terhadap fasilitas pendukung tidak hanya dilakukan saat terjadi permasalahan, tetapi menjadi agenda rutin yang terus dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab institusi dalam menjaga standar pelayanan dan keamanan.

"Pemeliharaan sarana prasarana harus dilakukan secara berkala. Dengan fasilitas yang terawat dan berfungsi baik, pelaksanaan tugas pemasyarakatan akan berjalan lebih optimal, aman, dan tertib," tambahnya.

Menurut Ari, sinergi seluruh jajaran dalam menjaga dan merawat fasilitas negara menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang profesional serta mendukung program pemasyarakatan yang berintegritas. (*/red)

Lebih baru Lebih lama