BANNER

Banner Iklan

Perkuat Legalitas dan Solidaritas Mahasiswa Rantau, IKPM Sumsel DIY Bangun Sinergi dengan Pemprov Sumsel


Palembang
— Komitmen memperkuat eksistensi organisasi mahasiswa daerah terus ditunjukkan oleh Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) Sumatera Selatan Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (12/05/26). 

Ketua Umum IKPM Sumsel DIY, Thomas Antoni, melakukan tindak lanjut legalitas organisasi melalui proses pembuatan dan pendaftaran akta notaris ke Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Selatan.
‎Langkah tersebut mendapat dukungan penuh dari Wakil Wali Kota Pagar Alam, Bertha, yang turut membantu proses legalitas organisasi sebagai bentuk perhatian terhadap keberlangsungan organisasi mahasiswa daerah di perantauan. Kehadiran rombongan IKPM Sumsel DIY juga disambut langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumatera Selatan, Arinarsa JS.

‎Dalam kesempatan tersebut, Thomas Antoni menyampaikan bahwa legalitas organisasi merupakan langkah penting untuk membangun organisasi yang profesional, tertata, dan memiliki arah pengabdian yang jelas bagi mahasiswa maupun masyarakat Sumatera Selatan di Yogyakarta.
‎Ia juga menyampaikan arahan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, terkait agenda pelantikan pengurus IKPM Sumsel DIY periode terbaru yang direncanakan dilaksanakan usai Hari Raya Iduladha 2026. 
Menurutnya, arahan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap keberadaan mahasiswa Sumatera Selatan di perantauan.
‎“Kami berharap IKPM Sumsel DIY dapat menjadi rumah besar bagi mahasiswa dan pelajar Sumatera Selatan di Yogyakarta, serta mampu menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat dan daerah,” ujar Thomas Antoni.
‎Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumatera Selatan, Arinarsa JS, menyampaikan bahwa pihaknya siap memberikan arahan, masukan, serta ruang diskusi bagi organisasi daerah, khususnya IKPM Sumsel DIY. 
Ia menilai organisasi mahasiswa daerah memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, memperkuat komunikasi, dan membantu mahasiswa rantau agar tetap terorganisir dengan baik.
‎“Kami siap mendukung dan berdiskusi bersama organisasi daerah, khususnya IKPM Sumsel DIY. Organisasi seperti ini sangat penting agar mahasiswa dan pelajar yang berada di perantauan tetap terhubung, saling mengenal, dan menjaga rasa kekeluargaan antar sesama masyarakat Sumatera Selatan,” ungkapnya.
‎Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Kesbangpol siap mendukung berbagai program organisasi selama legalitas dan administrasi organisasi telah dipenuhi secara lengkap dan jelas.
‎Pada kesempatan yang sama, Ketua II Eksternal IKPM Sumsel DIY, Dedi Pamungkas, turut memaparkan sejumlah program kerja yang telah direalisasikan selama tiga bulan kepengurusan baru. 
Menurutnya, program-program tersebut selaras dengan arahan Kesbangpol dalam membangun organisasi yang hadir langsung di tengah masyarakat.
‎Salah satu program yang telah dilaksanakan yakni kegiatan buka puasa bersama mahasiswa dan masyarakat asal 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan di Yogyakarta. 
Kegiatan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menghimpun mahasiswa rantau dalam satu wadah kebersamaan.
‎Selain itu, IKPM Sumsel DIY juga menjalankan program pemberdayaan perempuan melalui kegiatan berbagi sembako kepada para janda dan lanjut usia sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar.
‎Tak hanya itu, kolaborasi antara Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan bersama IKPM Sumsel DIY melalui program mudik gratis turut menjadi salah satu program unggulan yang mendapat apresiasi dari mahasiswa dan masyarakat. 
Program tersebut dinilai sangat membantu mahasiswa, pelajar, dan masyarakat Sumatera Selatan di Yogyakarta untuk pulang kampung secara gratis sekaligus mempererat rasa kekeluargaan antar sesama perantau.
‎Melalui penguatan legalitas organisasi, sinergi dengan pemerintah daerah, serta berbagai program sosial dan kemasyarakatan, IKPM Sumsel DIY diharapkan mampu menjadi organisasi mahasiswa daerah yang aktif, progresif, dan menjadi wadah persatuan bagi mahasiswa Sumatera Selatan di Yogyakarta. (*/red)
Lebih baru Lebih lama