Empat Lawang – Solidaritas Pecinta Alam (Sospala) Empat Lawang menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita di Tropis Basecamp, Talang Banyu, Kelurahan Tanjung Kupang, Kecamatan Tebing Tinggi, Sabtu (02/05/26) malam.
Kegiatan yang dimulai pukul 20.30 WIB itu dihadiri sejumlah pegiat lingkungan, komunitas, serta anak muda di Kabupaten Empat Lawang.
Ketua pelaksana Demi Putra, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalis investigasi Indonesia yang mengangkat isu lingkungan dan kemanusiaan melalui film dokumenter.
"Ini bentuk apresiasi terhadap karya anak bangsa yang berani mengangkat isu lingkungan dan sosial lewat film dokumenter. Tidak ada maksud lain, hanya untuk belajar, merefleksikan diri, dan membuka wawasan tentang isu-isu yang sedang terjadi," ujarnya.
Film dokumenter karya Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale tersebut menyoroti perjuangan masyarakat adat di Papua Selatan dalam menghadapi eksploitasi lahan oleh proyek besar, termasuk perkebunan sawit dan Proyek Strategis Nasional (PSN).
Selain membahas persoalan lingkungan, film ini juga menampilkan dampak sosial yang dirasakan masyarakat adat, mulai dari krisis ekologis hingga persoalan pembangunan yang dinilai memengaruhi ruang hidup masyarakat setempat.
Dalam proses produksinya, film tersebut turut melibatkan sejumlah lembaga dan organisasi, di antaranya Greenpeace Indonesia, Watchdoc Indonesia, Jubi News, LBH Papua Merauke, serta beberapa komunitas lainnya. (*/red)
Tags
Suaro Wong Kecik