Palembang — Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) Sumatera Selatan–Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaksanakan audiensi bersama Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka membangun sinergi kelembagaan serta membahas peluang kolaborasi program pemberdayaan mahasiswa asal Sumatera Selatan di perantauan.
Audiensi berlangsung penuh kehangatan dan dialog konstruktif. Berbagai masukan dan saran disampaikan oleh pihak BAZNAS Sumatera Selatan terkait penguatan peran mahasiswa sebagai mitra strategis dalam mendukung program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan umat.
Dalam pertemuan tersebut, IKPM Sumsel–DIY secara khusus menyoroti program beasiswa BAZNAS Sumatera Selatan. Ketua Umum IKPM Sumatera Selatan–DIY, Thomas Antoni, menyampaikan harapannya agar mahasiswa perantau, khususnya yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta, dapat memperoleh akses terhadap fasilitas beasiswa tersebut.
Menurutnya, masih banyak mahasiswa asal Sumatera Selatan di perantauan yang menghadapi keterbatasan finansial maupun kebutuhan pendukung pendidikan lainnya, sehingga berpotensi menghambat kelancaran studi.
“Program beasiswa dari BAZNAS Sumatera Selatan sangat baik dan relevan bagi mahasiswa perantauan. Kami berharap mahasiswa IKPM Sumsel–DIY dapat diberikan kesempatan mengakses program tersebut, karena masih banyak yang membutuhkan dukungan agar dapat menyelesaikan pendidikan dengan optimal,” ujar Thomas Antoni.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan BAZNAS Sumatera Selatan menyambut baik aspirasi yang disampaikan IKPM.
“Mahasiswa adalah aset daerah dan calon pemimpin masa depan. Kami membuka ruang kolaborasi agar program BAZNAS dapat menjangkau mahasiswa yang benar-benar membutuhkan. Sinergi dengan IKPM menjadi langkah strategis untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” ungkap pihak BAZNAS.
Lebih lanjut, BAZNAS Sumatera Selatan menawarkan kepada IKPM Sumsel–DIY untuk menjadi bagian dari jejaring mereka sebagai perpanjangan tangan BAZNAS di wilayah perantauan, khususnya di Yogyakarta. Pihak BAZNAS juga memberikan arahan agar IKPM dapat membentuk kepengurusan atau struktur khusus yang terintegrasi dengan program BAZNAS, sehingga koordinasi, pendataan, dan penyaluran program dapat berjalan secara profesional dan berkelanjutan.
Audiensi ini diharapkan menjadi titik awal terbangunnya kemitraan strategis antara mahasiswa dan lembaga zakat daerah.
Dengan kolaborasi yang kuat, program pemberdayaan pendidikan tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi investasi jangka panjang bagi kemajuan generasi muda Sumatera Selatan.
Dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab sosial, IKPM Sumatera Selatan–DIY menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai wadah yang responsif, solutif, dan berintegritas dalam memperjuangkan kebutuhan mahasiswa perantauan.
Tags
Pemerintah