Empat Lawang – Pemadaman listrik kembali terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Empat Lawang, Rabu (3/6/2026).
Yang menjadi sorotan bukan hanya padamnya aliran listrik, tetapi juga minimnya informasi dari PLN Tebing Tinggi kepada pelanggan.
Sejumlah warga mengaku tidak menerima pemberitahuan sebelumnya terkait pemadaman yang terjadi.
Kondisi tersebut memicu keluhan karena aktivitas masyarakat, usaha kecil, hingga pekerjaan yang bergantung pada listrik ikut terganggu.
Apek, salah seorang warga Empat Lawang, mengaku kecewa dengan pola pelayanan yang dinilai berulang.
"Kalau memang ada perbaikan atau gangguan, setidaknya kasih tahu dulu. Jangan setiap listrik padam masyarakat dibuat bertanya-tanya sendiri. Ini bukan pertama kali terjadi," ujarnya.
Menurutnya, masyarakat tidak mempermasalahkan apabila pemadaman dilakukan karena alasan teknis atau perawatan jaringan. Namun, pelanggan berhak mendapatkan informasi yang jelas dan tepat waktu.
"Yang membuat kesal itu bukan cuma listriknya padam, tapi tidak ada penjelasan. Tiba-tiba mati, tiba-tiba hidup lagi. Kami ini pelanggan, bukan peramal yang harus menebak-nebak penyebabnya," kata Apek.
Keluhan serupa juga kerap muncul di tengah masyarakat setiap kali terjadi pemadaman.
Warga berharap PLN Tebing Tinggi lebih aktif memberikan informasi melalui media sosial, layanan pelanggan, maupun kanal komunikasi lainnya agar masyarakat tidak terus-menerus berada dalam ketidakpastian.
Sebagai penyedia layanan publik yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, transparansi informasi dinilai menjadi bagian penting dari pelayanan yang tidak boleh diabaikan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak PLN Tebing Tinggi terkait penyebab pemadaman listrik yang terjadi pada Rabu (3/6/2026).
Masyarakat kini menunggu bukan hanya listrik kembali menyala, tetapi juga kejelasan dan komunikasi yang selama ini dinilai masih minim setiap kali pemadaman terjadi. (*/red)
