Empat Lawang – Potensi kopi yang menjadi salah satu komoditas unggulan Kabupaten Empat Lawang mulai dilirik sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Empat Lawang.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kerja sama Lapas Kelas IIB Empat Lawang dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Empat Lawang dan Dinas Perindustrian Kabupaten Empat Lawang untuk mengembangkan komoditas kopi di lingkungan Lapas.
Kerja sama ini tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan produk, tetapi juga membuka ruang bagi warga binaan untuk mempelajari keterampilan yang memiliki nilai ekonomi.
Kopi dipilih karena memiliki potensi yang cukup besar di Empat Lawang dan selama ini menjadi salah satu komoditas yang dekat dengan kehidupan masyarakat setempat.
Melalui program tersebut, warga binaan diharapkan tidak sekadar mendapatkan kegiatan selama menjalani masa pembinaan, tetapi juga memiliki bekal keterampilan yang dapat dikembangkan setelah kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIB Empat Lawang mengatakan, keterlibatan pihak luar dalam program pembinaan menjadi bagian penting untuk memperluas kesempatan bagi warga binaan dalam mengembangkan kemampuan.
Menurutnya, pengembangan kopi di lingkungan Lapas diharapkan dapat tumbuh menjadi salah satu produk unggulan hasil pembinaan kemandirian.
"Sinergi dengan berbagai pihak tentu sangat penting dalam mendukung pembinaan warga binaan. Kami berharap pengembangan kopi ini tidak berhenti sebagai kegiatan pembinaan, tetapi bisa berkembang menjadi keterampilan yang memiliki nilai ekonomi," ujarnya.
Kolaborasi bersama Tim Penggerak PKK dan Dinas Perindustrian juga diharapkan dapat memberikan dukungan dari sisi pengembangan produk, sehingga potensi kopi Empat Lawang dapat diolah menjadi produk yang memiliki daya saing.
Program tersebut sekaligus membuka peluang bagi warga binaan untuk mengenal lebih jauh proses pengembangan komoditas lokal.
Dengan pendampingan dan pengembangan yang berkelanjutan, kopi diharapkan menjadi salah satu sarana untuk membangun kemandirian warga binaan.
Lapas Kelas IIB Empat Lawang berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan yang produktif dengan menggandeng berbagai pihak.
Pemanfaatan potensi daerah seperti kopi menjadi salah satu langkah untuk menjadikan pembinaan tidak hanya berorientasi pada kegiatan, tetapi juga menghasilkan keterampilan yang dapat menjadi bekal bagi warga binaan setelah bebas. (rls)
