BANNER

Banner Iklan

KAMEL Akan Gelar Aksi di Mabes Polri, Soroti Dugaan Mandeknya Penanganan Kasus di Polres Empat Lawang

Jakarta – Kesatuan Aktivis Mahasiswa Empat Lawang Tangerang Raya (KAMEL) menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) dalam waktu dekat. 
‎Aksi tersebut akan dipimpin oleh Ardiansyah sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait sejumlah persoalan yang dinilai belum mendapatkan penyelesaian dan kejelasan di wilayah hukum Polres Empat Lawang.
‎Menurut Ardiansyah, salah satu isu yang menjadi perhatian utama adalah kasus kaburnya empat orang tahanan yang hingga kini, menurut KAMEL, belum disertai penjelasan yang memadai kepada publik. Ia menilai masyarakat berhak memperoleh informasi yang transparan mengenai perkembangan penanganan kasus tersebut.
‎Selain persoalan tahanan kabur, Ardiansyah menyampaikan bahwa KAMEL juga menyoroti berbagai persoalan lain yang, menurut pandangannya, belum mampu diselesaikan secara optimal oleh Kapolres Empat Lawang. 
‎Oleh karena itu, KAMEL berencana menyampaikan tuntutan secara langsung kepada Mabes Polri agar dilakukan evaluasi terhadap penanganan berbagai persoalan tersebut.
‎KAMEL juga meminta aparat yang berwenang untuk menyelidiki secara profesional informasi yang beredar mengenai dugaan adanya oknum anggota kepolisian di Empat Lawang yang menerima setoran uang dari aktivitas penyelundupan BBM ilegal. 
‎KAMEL menegaskan bahwa dugaan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui proses hukum yang objektif dan transparan agar kebenarannya dapat dipastikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
‎"Kami tidak ingin ada pembiaran terhadap persoalan-persoalan yang merugikan masyarakat. Jika memang tidak ada pelanggaran, proses penyelidikan yang transparan akan memberikan kepastian. Namun apabila ditemukan pelanggaran, kami berharap ada tindakan tegas sesuai hukum," ujar Ardiansyah.
‎Lebih lanjut, Ardiansyah menegaskan bahwa aksi yang akan dilakukan merupakan bagian dari peran mahasiswa sebagai social control dalam mengawal jalannya pemerintahan dan penegakan hukum.
‎"Kami sudah cukup lama memilih diam dan memberikan kesempatan agar persoalan-persoalan ini diselesaikan. Namun hingga saat ini kami menilai masih banyak hal yang belum mendapatkan kejelasan. Karena itu, kami akan menjalankan fungsi kami sebagai mahasiswa, yaitu menjadi kontrol sosial demi terwujudnya penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan," tegasnya.
‎Melalui aksi tersebut, KAMEL mendesak Mabes Polri untuk memberikan perhatian serius terhadap berbagai aspirasi yang disampaikan, termasuk melakukan pengawasan terhadap penanganan kasus kaburnya empat tahanan serta menindaklanjuti setiap dugaan pelanggaran secara profesional, transparan, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (*/red)
Lebih baru Lebih lama